Bhabinkamtibmas Polsek Cengkareng Kelurahan Duri Kosambi AIPDA Achmad Haris, Berikan Pembinaan Bahaya Perundungan kepada Kader NU

Jakarta Barat | Jejakwarta.id – Kepolisian Sektor Cengkareng melalui Unit Bina Masyarakat (Binmas) berperan sebagai narasumber dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan kader Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cengkareng. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 10.30 WIB di Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Barat, Jalan Bojong Raya, RW 04, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan petugas, di antaranya Ketua PCNU Jakarta Barat KH Agus Salim, Ketua MWCNU Cengkareng KH Joko, Kepala Unit Binmas Polsek Cengkareng IPTU Tono, S.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kosambi AIPDA Achmad Haris. Selain itu, hadir pula para peserta pelatihan yang merupakan kader Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Cengkareng.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Tono dan AIPDA Achmad Haris menyampaikan materi mengenai bahaya perundungan atau bullying. Penyampaian materi ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam kepada para kader agar dapat menyebarkan informasi tersebut di lingkungan masing-masing, serta berperan aktif dalam mencegah dan menangani kasus perundungan yang sering terjadi di lingkungan masyarakat maupun sekolah.

Ketua PCNU Jakarta Barat KH Agus Salim menyambut baik kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan ini. Ia menilai sinergi antara organisasi masyarakat dan aparat keamanan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan yang merugikan sesama.

Sementara itu, Kanit Binmas IPTU Tono menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran kepolisian dalam membina masyarakat. “Kami berharap ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat dan menjadi bekal para kader untuk turut serta menjaga ketertiban serta menciptakan kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan, mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan organisasi masyarakat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

(Redaksi)